
DeliSerdang | jurnalpost.Net
Rakyat membutuhkan transparansi dan pertanggungjawaban dalam pengelolaan dana negara. Ketua DPD Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) perwakilan Deli Serdang Hasan Basri Siregar mengatakan, uang sebanyak Rp 200 juta dihabiskan selama dua hari hanya untuk biaya makan dan minum perlu dipertanyakan.
JWI, tidak akan diam, Jika dana negara dihabiskan secara tidak bertanggung jawab. Kami akan terus mengusut dan memberitakan soal makan minum ini sampai terkuak dan tuntas. Ungkapnya, Rabu sore (26/3).
Kecurigaan media semakin besar, ketika dikonfirmasi ke Sekwan DPRD Binsar Sitanggang. Baik dihubungi via telepon dan WhatsApp tak di respon yang bersangkutan, Rabu sore (26/3) hingga berita ini tayang.
Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Deli Serdang yang diduga menghabiskan dana sebesar 200 juta. Namun, ketika ditanya tentang hal ini, Sekwan DPRD Deli Serdang memilih untuk bungkam dan tidak memberikan penjelasan yang jelas.
Tindakan Sekwan DPRD Deli Serdang ini sangat tidak transparan dan tidak bertanggung jawab. Rakyat memiliki hak untuk mengetahui bagaimana dana negara dihabiskan, dan mereka memiliki hak untuk menuntut pertanggungjawaban dari pihak yang bertanggung jawab.
Dengan memilih untuk bungkam, Sekwan DPRD Deli Serdang hanya memperburuk keadaan dan memperkuat kecurigaan bahwa ada penyelewengan dana yang terjadi. Rakyat tidak akan diam jika dana negara dihabiskan secara tidak bertanggung jawab.
Ketua DPD JWI berharap, bahwa Sekwan DPRD Deli Serdang Binsar Sitanggang dapat memberikan penjelasan yang jelas. Transparan tentang pengelolaan dana 200 juta dihabiskan untuk biaya makan selama dua hari tersebut. Jika ada penyelewengan dana yang terjadi, maka pihak berwenang harus mengambil tindakan yang tegas dan efektif untuk menghukum pelaku dan memulihkan dana yang diduga telah disalahgunakan. ( Red )